MTSN SDA

Sabtu, 11 Februari 2012

PENYERBUKAN PADA TUMBUHAN BIJI

PENYERBUKAN PADA TUMBUHAN BIJI

Proses perkembangbiakan generatif pada tumbuhan biji di awali dengan peristiwa penyerbukan . Apakah artinya penyerbukan?
Penyerbukan atau persarian adalah peristiwa jatuhnya atau menempelnya serbuk sari di kepala putik. Serbuk sari ini dapat mencapai kepala putik biasanya dibantu oleh perantara penyerbukan yang disebut polinator/vektor.
  Penyerbukan dapat dibedakan berdasarkan asal serbuk sari yang jatuh di kepala putik dan juga berdasarkan macam perantaranya. Berdasarkan asal serbuk sari, ada 3 macam perantaranya yaitu:
1.  Penyerbukan sendiri (autogami) ® Terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik pada bagian bunga itu sendiri. Penyerbukan ini tidak menghasilkan keturunan yang bervarisi.
2.  Penyebukan serumah (geitonogami) ® Terjadi apabila serbuk sari jatuh di kepala putik lain tetapi masih dalam satu individu.
3.  Penyerbukan sialng (allogami) ® Terjadi apabila sebuk sari jatuh di kepala putik bunga tanaman lain yang sejenis. Penyerbukan ini memungkinkan timbulnya variasi pada keturunan,akibat dari dua perpaduan sifat–sifat keturunan dari dua tumbuhan yang memiliki sifat beda namun masih satu jenis. Perhatikan gambar 7 ini.
                                                                          

Gb.7. Macam-macam penyerbukan berdasarkan asal serbuk sari

Polinator/vektor penyerbukan dapat berupa angin, hewan, air, dan manusia. Berdasarkan macam perantara atau polinator/vektor tersebut, ada 4 macam penyerbukan yaitu :
1.  Penyerbukan oleh angin (anemofili).
Ciri-ciri bunga yang penyerbukannya dibantu oleh angin adalah:
·       Serbuk sari yang di hasilkan sangat banyak, kecil, dan ringan.
·       Kepala sari besar dan tangkai sari panjang. Tangkai sari yang panjang mudah bergoyang jika tertiup angin sehingga banyak serbuk sari keluar.
·       Kepala putik berbulu dan terentang ke luar sehingga mudah menangkap serbuk sari yang melayang di udara.
·       Tidak mempunyai kelenjar madu.
·       Umumnya tidak bermahkota dan berwarna tidak menarik.
·       Contohnya adalah bunga tumbuhan kelapa, padi, tebu, jagung, rumput dan betula. 

Gb.8. Contoh tumbuhan yang penyerbukannya dengan perantara angin

2.  Penyerbukan oleh hewan (zoodiofili).
Hewan yang umumnya membantu penyerbukan adalah serangga, burung, kelalawar, dan siput.
a.    Penyerbukan dengan perantara serangga (entomofili)
Ciri-ciri bunga: Serbuk sari berlendir, agar mudah melekat di tubuh serangga. Memiliki mahkota bunga berwarna-warni untuk menarik perhatian serangga, berbau harum, dan memiliki kelenjar madu. Putik bunga tersembunyi dan berlendir. Dapatkah kalian menyebutkan contoh bunga yang beciri deperti ini?
Serangga polinator biasanya adalah kupu-kupu (Lepidoptera), lebah (Hymenoptera), kumbang (Coleoptera), dan lalat (Diptera). Apabila serangga datang untuk menghisap madu maka serbuk sari akan menempel di tubuhnya. Lalu ketika serangga tersebut hinggap di bunga lain yang sejenis, maka terjadilah penyerbukan.

Gb.9. Serangga menghisap madu hingga serbuk sari menempel di tubuhnya.


Gb.10. Lebah madu dapat membantu penyerbuka bunga saat menghisap madu.

b.    Penyerbukan dengan perantara burung (ornitofili)
Contoh burung perantara penyerbukan adalah kutilang, cucakrawa, dan burung penghisap madu. Tumbuhan yang sering kali dikunjungi burung misalnya pohon dadap dan pohon randu hutan.  
Gb.11. Penyerbukan dengan bantuan burung.

c.    Penyerbukan dengan perantara kelalawar dan atau kalong (Kiropterofili)
Kelalawar dan atau kalong dapat pula menjadi perantara penyerbukan, terutama untuk pohon yang bunganya mekar pada sore atau malam hari, contohnya tanaman durian. 

Gb.12. Penyerbukan dengan bantuan kelalawar.

d.    Penyerbukan dengan perantara siput (malakofili)
Siput dapat menjadi perantara penyerbukan pada bunga yang memiliki putik dan kotak sari yang posisinya hampir atau sama tinggi, seperti pada bunga Rohdae japonica (liliaceae) dan Araceae. Siput akan merambat pada permuakaan bunga, membawa serta serbuk sari yang menempeldi kakinya yang berlendir menuju putik.

Gb.13. Penyerbukan dengan bantuan siput.

3.  Penyerbukan oleh air (hirofili)
Penyerbukan dengan cara ini hanya mungkin terjadi pada tumbuhan yang hidup terendam dalam air, baik air tawar maupun air laut.
Contohnya tumbuhan hydrilla verticillata yang hidup dia air tawar.

4.  Penyerbukan oleh manusia (anthrofili)

Penyerbukan ini dilakukan oleh manusia karena tidak ada pengantar serbuk sari ke kepala putik. Misalnya pada tanaman salak dan vanili. Hal ini disebabkan alat kelamin bunga tumbuhan tersebut letaknya terpisah, ada bunga jantan saja dan ada bunga betina saja. Bunga jantan yang penuh serbuk sari di petik, kemudian di tempelkan di dekat bunga betina yang sudah masak, sehingga terjadi penyerbukan. Lihat gambar 14. Selain itu, vanili bukan tanaman asli Indonesia, karena itu di Indonesia penyerbukan vanili dibantu oleh manusia.

Gb.14. Penyerbukan tanaman vanili yang di bantu manusia.



 
Fina Fairus
IX-C (06)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar